DOSEN MENGABDI

Edukasi Masyarakat dengan Buku Saku “BerJaLan”

Nety Mawarda Hatmanti, S.Kep.,Ns.,M.Kep.
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Covid-19 saat ini di Indonesia bisa dikatakan semakin melandai, akan tetapi pemerintah menyatakan bahwa masa pandemic belum usai. Hal ini dikarenakan beberapa hari ini mulai ada beberapa peningkatan kasus di beberapa daerah terkait dengan kebiajakan level PPKM yang menurun sehingga mulai dilonggarkannya beberapa aktivitas di masyarakat. Dengan adanya situasi di atas, perlunya edukasi yang terus menerus pada masyarakat. Salah satu bentuk edukasinya adalah dengan cara memberikan penyuluhan dan buku saku agar mudah dipahami dan dibaca dimana saja oleh masyarakat.

Buku Saku BerJaLan ini merupakan salah satu media edukasi yang dibuat dimana kata “BerJaLan” sendiri kepanjangan dari Berpikir Positif, Jaga Protokol Kesehatan dan Lakukan Pola Hidup Sehat. Dalam buku saku ini dijelaskan tentang 3 hal pokok yang jika diterapkan oleh individu dalam masyarakat bisa mencegah tertularnya virus Covid-19. Hal yang pertama kali harus kita lakukan adalah Berpikir Positif. Cara yang harus selalu dilakukan setiap hari adalah selalu mensugesti pikiran kita bahwa kita mempunyai tubuh yang sehat, setiap hari kita akan bertambah sehat dan kita juga perlu mensugesti untuk melakukan hal-hal yang positif untuk bisa terhindar dari Covid-19. Harapannya dengan selalu menstimulasi pikiran kita dengan pikiran yang positif akan meningkatkan daya imunitas tubuh kita untuk melawan virus di sekitar.

Hal kedua yang dilakukan yaitu Jaga Protokol Kesehatan. Dalam hal ini ada beberapa yang harus diperhatikan antara lain ada 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan serta mencuci tangan memakai sabun. Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan dalam pemakaian masker yaitu cara pemakaian masker yang benar dan selalu hindari pemakaian masker yang salah. Pastikan masker menutupi mulut, hidung dan dagu dengan rapat serta maksimal pemakaian masker adalah 4 jam. Jika menggunakan masker kain, maka kita harus mengetahui cara mencuci masker kain dengan benar yaitu dengan merendam masker kain di air panas yang ada detergen setelah itu lakukan pencucian seperti baju lain.

Kedua yang harus kita lakukan adalah menjaga jarak dan menghindari kerumunan, karena kita tidak akan pernah tau siapa yang di sekitar kita terkena Covid-19. Dengan membatasi diri kita bertemu dengan orang lain dan berinteraksi secara berdekatan dengan orang lain, akan menurunkan resiko penularan Covid-19. Selanjutnya adalah mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, karena berdasarkan penelitian dengan kita mencuci tangan selama 20 detik, virus berbahaya yang menempel di tangan dapat mati lebih banyak disbanding mencuci tangan di bawah 20 detik (sebaiknya dilakukan dengan 6 langkah mencuci tangan). Strategi jaga protocol kesehatan selanjutnya dikenal dengan istilah 3T yaitu Tes, Telusur dan Tindak Lanjut. Pada kegiatan 3T ini tidak semudah melakukan 3M dikarenakan melibatkan pihak lain yaitu pelayanan kesehatan. Pendekatan 3T ini dipergunakan untuk mengidentifikasi kasus Covid-19 dengan melakukan tes untuk pendektesian Covid-19.

Strategi selanjutnya adalah dengan Lakukan Pola Hidup Sehat antara lain : melakukan olahraga secara teratur sesuai dengan usia, melakukan istirahat yang cukup sekitar 7-8 jam per hari. Jika mendapatkan berita tentang Covid-19 diusahakan untuk tidak langsung share, tidak panik serta cek kembali kebenaran tentang berita tersebut.  Selalu mengimbangi dengan makanan yang sehat serta mempunyai gizi yang seimbang serta minum multivitamin untuk meningkatkan imunitas tubuh kita. Terakhir kita perlu memupuk rasa percaya diri kita selalu dengan selalu mensugesti pikiran bahwa kita mampu melakukan semua dengan baik dan benar sehingga terhindar dari Covid-19.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *